Showing posts with label Motivasi Beasiswa. Show all posts
Showing posts with label Motivasi Beasiswa. Show all posts

Beasiswa itu mudah, jika tau CARANYA

Salam Perjuangan kepada seluruh pemburu beasiswa dan para laskar pencari ilmu.

Pepatah mengatakan "Negeri Roma tidak dibangun dalam satu malam". Begitu juga dalam urusan beasiswa tidak akan pernah bisa terwujud hanya dalam satu atau bahkan beberapa hari saja, mungkin ada yang satu atau bahkan lebih dari beberapa kali mendaftar baru bisa pecah telur. So, bersabar dan optimis akan selalu menjadi pemandu jika kita ingin berhasil. karena keberhasilan hanya ada pada diri kita bukan pada orang lain. Jangan pula menanggap beasiswa itu adalah sebuah keberuntungan namun dia tidak datang dengan sendirinya : Usaha + Sabar + Doa = Hasil. Hasil dari semua itu maka bisa kita sebut keberuntungan.

Meskipun semua hal diatas sudah dilakukan, kita juga harus belajar pada ahlinya. Agar terjadi proses quantum sukses, dimana percepatan kemajuan yang kita lakukan bisa cepat kita rasakan. Bukan berarti belajar dengan ahlinya kita tidak akan gagal. Semua orang pasti pernah mengalami gagal, justru itu kita disarankan belajar dari kegagalan dari mereka. Bukan hanya melihat ketika mereka sukses saja. Tapi juga harus siap melihat perjuangan-perjuangan yang menjadi pondasi kuat demi kesuksesan tersebut. 

Kemana kita harus belajar, pertanyaan ini akan timbul ketika kita memiliki Motivasi namun tidak ada ada orang yang bisa membantu kita dalam menunjukan arah dan tujuan tesebut. Manusia itu memiliki sifat berbagi, tidak berarti berbagi untuk menyombongkan diri melainkan manusia itu senang jika mereka berbagi cerita dan pengalaman mereka ketika mereka berjuang mendapatkan beasiswa. Dari situlah kita akan medapatkan hikmah dan quantum sukses dalam bidang yang ingin kita tekuni. Kalau sobat bisa sekali mendaptar langsung diterima itu artinya sobat telah banyak belajar dari kegagalan mereka. Namun jika dicoba juga masih belum berhasil. itu artinya sobat masih mengulangi sejarah kegagalan kegagaln mereka. 

Mengapa harus mengulangi sejarah kegagalan tersebut jika kita bisa saja sukses tanpa melalui kegagalan. Sekarang saya akan share informasi yang relevan dan mudah-mudahan bermanfaat bagi cita-cita sobat yang sat ini sedang berburu beasiswa. Jangan biarkan kesempatan ini berlalu begitu saja. Karena menunda kesempatan sama dengan menunda kesusksesan.

Selamat mencoba. 

Seminar Akbar Tahun ke-5 ACIKITA

+++ Konferensi Internasional Sains dan Teknologi ACIKITA ke-3
Tema Kegiatan: Memajukan Pendidikan dan Riset Indonesia
Melalui Kerjasama Internasional

Alhamdulillah, puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmatNya kepada kita semua. InsyaAllah kami akan mengadakan seminar tahunan ACIKITA yang kelima pada tanggal 25 Juli -30 Agustus 2013, di 14 kota di Indonesia.

ACIKITA (dulu bernama ACI/Aku Cinta Indonesia) adalah organisasi non pemerintah (non government organization/NGO), yang hadir dan diikrarkan di penghujung tahun 2006. Organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi ini, lahir dari keinginan tulus kami untuk turut peduli terhadap tanah air Indonesia.

Visi ACIKITA :
Menuju manusia Indonesia yang mempunyai tingkat pendidikan yang lebih baik.
Menuju kesejahteraan segenap insan.
Menuju terciptanya kondisi kehidupan yang nyaman, damai dan bersahaja.
Misi Bidang Pendidikan.
Ikut berperan aktif dalam upaya memajukan pendidikan anak bangsa (mulai dari usia prasekolah, usia sekolah, ibu rumah tangga, dan profesi lainnya).

Berperan aktif dalam upaya memajukan pendidikan (formal dan informal) dan penelitian di Indonesia. Aktif memberikan informasi pendidikan di dalam dan di luar negeri kepada masyarakat Indonesia, dll.
Komplit visi, misi, dan program kerja ACIKITA bisa di lihat di http://acikita.org/
SEMINAR AKBAR TAHUNAN ACIKITA
Salah satu program kerja dalam bidang pendidikan, setiap tahun kami selalu mengadakan seminar pendidikan ACIKITA. Seminar tahun 2013 merupakan seminar yang ke 5. Rencananya akan diadakan di 14 kota di Indonesia.

1. Aceh, 25 Juli 2013.
2. Balikpapan, 26 Juli 2013.
3. Bandung, 28 Juli 2013.
4. Batam, 29 Juli 2013.
5. Bukittinggi, 1 Agustus 2013.
6. Jakarta, 25-27 Agustus 2013. (Acara Puncak)
7. Lampung, 8 Agustus 2013
8. Padang, 11 Agustus 2013.
9. Palangkaraya, 12 Agustus 2013.
10. Palembang, 13 Agustus 2013.
11. Pariaman, 15 Agustus 2013.
12. Payakumbuh, 16 Agustus 2013
13. Pekanbaru, 22 Agustus 2013.
14. Yogyakarta, 30 Agustus 2013.

ACARA PUNCAK DI JAKARTA

Dari seluruh rangkaian seminar tahun 2013 kami berencana mengadakan acara puncak kegiatan di Jakarta.
Khusus di Jakarta, ada beberapa event sbb:

1. Seminar Pendidikan, “Berbagai informasi untuk mendapatkan studi dan beasiswa ke luar negeri.
2. Seminar dan presentasi oleh beberapa universitas terkenal di luar negeri (terutama Jepang)
3. Seminar dan presentasi oleh berbagai perusahaan asing.
4. The 3rd ACIKITA International Conference on Science and Technology ( AICST). Call for paper presentation.
5. Stand Presentation
6. Indonesia Forum
7. Penghargaan Presentasi dan Paper Terbaik
8. Pameran berbagai kerajinan asal Indonesia
9. Launching buku terbaru ACIKITA

TUJUAN KEGIATAN TAHUN 2013

1. Berbagi informasi tentang kesempatan mendapatkan pendidikan tinggi dan beasiswa di luar negeri, dari berbagai nara sumber.
2. Berbagi informasi tentang sistem pendidikan dan sharing kehidupan di luar negeri. Diharapkan hal terbaik bisa diterapkan di lingkungan pendidikan di Indonesia.
3. Menginspirasi generasi muda Indonesia untuk bergiat bersekolah meraih masa depan yang baik.
4. Merupakan momen untuk mempertemukan antara mahasiswa, dosen dan peneliti di Indonesia dengan peneliti di luar negeri baik warga Indonesia maupun warga asing. Diharapkan bisa saling kenal, dan terjalin kerjasama yang baik ke depannya.
5. Memperkenalkan universitas-universitas terbaik yang bagus didatangi sebagai tempat tujuan belajar, apalagi dengan danya support beasiswa.
6. Berbagi informasi tentang kesempatan kerja di berbagai perusahaan asing, yang dapat di-apply oleh generasi muda Indonesia tamatan universitas di Indonesia dan di luar negeri.
7. Merupakan kesempatan untuk sosialisasi ACIKITA dan programnya. Semoga mereka yang mempunyai tujuan sama untuk berjuang bersama demi kemajuan Indonesia, dapat bergabung memperkuat barisan pejuang dan aktivis ACIKITA.

Bagi Yang Berminat Memajukan Indonesia, kami membutuhkan support kita semua:

1. Ikut sebagai volentir di kepanitiaan, meskipun berbeda daratan, lautan dan udara. InsyaAllah kerjasama bisa dikemas dg baik.

2. Ikut berpartisipasi dalam event seminar (sebagai pemateri) atau presenter di ACIKITA Int Conference.

3. Ikut mengundang Sensei dan anggota lab untuk mewarnai riset dan informasi riset d Indonesia.

4. Bagi Prof yang punya hubungan kerjasama dengan Indonesia, ayo kita undang.

5. Bagi yang bekerja d perusahaan bisa bantu untuk mengundang perusahaan sebagai sponsorship, dan promosi perusahaan untuk job hunting.

6. Bagi yang berniat bersedekah, memberikan donasi, insyaAllah kami menerima. Karena kegiatan ini untuk memajukan Indonesia kita, memberikan motivasi, inspirasi, informasi dan semangat untuk bergiat kepada generasi muda Indonesia. Jadi sudah merupakan tanggungjawab moril bagi kita untuk turut ambil bagian.

Mohon bantuan meneruskan informasi ini. Terimakasih

Fastabiqul Khairat


Wassalam
Mohon maaf bagi yang tidak berkenan.


Bercita-cita Kuliah di Mesir

al-Azhar el-Syarif, Kairo, Mesir
KAIRO, MESIR. Untuk bisa masuk perguruan tinggi al-Azhar, Mesir, diwajibkan bagi semua peserta baik yang ingin beasiswa/
non beasiswa untuk mengikuti test yang diadakan oleh Depag & al-Azhar di Indonesia.Berkaitan dengan artikelku yang sudah lama aku tulis, darisana banyak kawan-kawan yang menanyakan perihal proses pendaftaran hingga ujian seleksi untuk masuk ke al-Azhar, Mesir.

1. Syarat mendaftar test ke al-Azhar, Mesir
a. Lulusan MA/MAN atau yang setara yang terakreditasi (mu`adalah) oleh al-Azhar
b. Ijazah tidak lebih dari dua tahun dari kelulusan
c. mengisi formulir administrasi yang disediakan panitia pendaftaran (tunggu aja edarannya dari Depag)
d. Lulusan S1/S2 dari jurusan Ushuluddin, Syari`ah, Dakwah, Bahasa, dan Dirasat Islamiyyah perguruan tinggi yang terakreditasi oleh Univ. al-Azhar (ini untuk yang `mau lanjutin S2/S3). Namun, realitanya sudah sangat sulit untuk akreditasi yang ingin nerusin S2/S3.

2. Info beasiswa al-Azhar, Mesir
Info beasiswa ini bisa di akses melalui situs Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (ditpertais), yaitu situs www.ditpertais.net Info ini biasanya diedarkan mulai  bulan Mei-Juni tiap tahunnya. Dan pendaftaran bisa dilakukan melalui via online (sesuai dengan arahan situs). Nah, setelah mendaftar via online, maka akan ada pemberitahuan untuk proses pemberkasan selanjutnya.


3. Test Masuk
A. Test
Adapun untuk test itu sendiri ada dua tahapan:
a. Test tahap pertama
Test tahap pertama ini biasaya diadakan di PTAI yang dirujuk oleh Depag. Dan pengujinya pun masih lokal,
artinya yang nguji di tahap pertama ini adalah alumnus al-Azhar. Adapun untuk materi test antara tahap satu dan dua cenderung sama (keterangan dibawah lebih lanjutnya).

Semisal PTAI yang ditunjuk ketika tahap awal test tahun 2012 lalu adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Alauddin Makassar, IAIN Antasari Banjarmasin, IAIN Jambi, dan IAIN Sunan Ampel Surabaya. Jika nama kita telah keluar lulus di tahap pertama kita bisa mendaftarkan diri ke al-Azhar dengan membawa surat keterangan lulus test (ini menjadi non beasiswa).

Dan jika masih berminat untuk memperoleh beasiswa, maka ikuti lagi test seleksi tahap dua.
b. Test  tahap  kedua
Test tahap kedua ini adalah test penentuan untuk dapat beasiswa atau tidaknya. Nah, dalam tahap kedua ini para peserta yang lulus test pertama harus ke jakarta, Depag. karena, test diadakan disana.Test ini materinya modelnya sama. Tapi, yang beda hanya tingkat kesulitannya saja. karena, yang ngetest langsung delegasi Univ. al-Azhar, Mesir. Sehingga, disnilah terjadinya persaingan ketat dan benar-benar perjuangan.

B. Materi test
Materi test antara tahap pertama dan kedua modelnya sama. Sekali lagi hanya beda penguji saja.
Adapun materi test ini ada dua macam, sbb:
a. Lisan
-Takhfiz minimal 3 juz awal & juz 30
-Percakapan bahasa arab
-hazanah keilmuan, hususnya ilmu agama
b. Tulis
-Membuat narasi berbahasa arab (biasanya tema sudah ditentukan, tinggal milih saja)

4. Perbedaan Beasiswa dan Non Beasiswa
a. Persamaan
Setelah lulus baik ditahap pertama (untuk non beasiswa) ataupun yang dilanjutkan ke tahap kedua (namun tidak masuk pada kategori nominasi yang memperoleh beasiswa), boleh mendaftarkan dan melanjutkan pemberkasan untuk bisa studi di Mesir. Pemberkasan ini di Indonesia bisa ditangani oleh pribadi (namun rada ribet), broker atau mediator atau oleh Ikatan Alumni Azhar Indonesia (IAAI). Dan keduanya ketika sudah pemberkasan dan mendaftar ke Mesir dan diterima oleh Al-Azhar, maka sama-sama memiliki kesempatan kuliah dengan biaya yang telah dibebaskan oleh kampus.
b. Perbedaan
Jika yang mendapat beasiswa itu mendapat tiket gratis berangkat ke Mesir (namun biasanya lama bagi penerima beasiswa untuk menunggu visa keluar dari Mesir), masuk asrama mahasiswa, mendapat uang saku perbulan dan jika tidak keluar dari asrama bisa mendapat tiket pulang ketika telah usai studi. Namun, jika yang non beasiswa dia tidak dapat tiket gratis ke Mesir, gak langsung tinggal di asrama mahasiswa (melainkan ngontrak dengan biaya pribadi tentunya untuk bayar rumah). Namun, jangan berkecil hati; jika belajar rajin dan nilai di tingkat pertama bagus, maka bisa mendaftarkan beasiswa di lembaga yang tersedia (banyak ,lho!). Asal belajar aja yang rajin. Dan jika non beasiswa mendaftar beasiswa setelah di Mesir juga ada yang menawakan tiket pulang, lho. Sante saja.

4. Fakultas yang tersedia untuk beasiswa
a. Fakultas Sastra dan Bahasa
b. Fakultas Syari`ah
c. fakultas Ushuluddin
d. fakultas Dirasah Islamiyyah
e. fakultas Dakwah

5. Biaya hidup
Biaya hidup disini bervariatif. Untuk pelajar laki-laki, minimal ada yang sebulan Rp. 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). Ini sudah bisa untuk bayar kos-kosan (bagi yang nonbeasiswa) dan biaya makan sebulan.

Namun, kembali lagi semuanya tergantung individunya. Dan untuk biya hidup di Mesir tentunya sekarang sudah mulai naik setelah adanya revolusi Mesir. Segala bahan pokok dan transportasi naik.
 Dan tak jarang dari mahasiswa kita yang berani berkeluarga disini, sesama mahasiswa Indonesia. "Keajiban di Mesir ini adalah mereka berani menikah walau hanya dengan bermodalkan beasiswa yang pas-pasan", kata Kang Abik, sutradara serta penulis best seller  yang juga alumni al-Azhar el-Syarif.

6. Tips-tips Lulus Ujian
a. Optimis
Optimis ini tentunya setelah usaha sepenuh hati. Kenapa optimis saya dahulukan? Karena dengan kita optimis mampu dan bisa, kita telah menerapkan pada otak bawah sadar kita untuk berusaha ikhlas tanpa batas untuk menggapai semua impian dan cita-cita kita. Ini sangat saya rasakan sendiri. :)

b. Hafalkan al-Qur`an dan muroja`ah.
Indah sekali bagi mereka yang sudah hafal al-Qur`an. Karena al-Qur`an itu akan menjadi penolong baginya baik di dunia maupun di akhirat, jelas. Di dunia dia bisa dijamin kehidupannya oleh Allah SWT., bukti nyatanya saja banyak lembaga yang mensyaratkan beasiswanya dengan hafal al-Qur`an. Ini tinjau dari materi, namun disampin materi ada yang lebih dahsyat menurut saya, yaitu mereka yang sudah hafal di Indonesia akan lebih kuat hafalan dan ingatannya. Sehingga, mereka disini tinggal menambah hafalannya kepada para masyayikh untuk hafal al-Qur`an dengan qira`at, baik qira`at sab`ah (tujuh) maupun `asyrah (sepuluh) kubra atau shughra. Dan, untuk ahli qiraah itu sendiri terbilang di Indonesia sebagai hal yang langka.

Jika belum hafal berusahalah untuk menghafal sebanyak mungkin selagi masih di Indonesia dan muroja`ahlah.
Tujuan memperbanyak hafalan itu sendiri adalah tidak lain untuk memberikan peluang lain ketika di Mesir untuk kegiatan lain, karena hafalan kita sudah banyak. Sehingga kita hanya tinggal menghafal sedikit lagi untuk bisa sampai hafiz al-Qur`an.

Kalo masalah jaminan akhirat bagi para hafiz al-Qur`an itu sangat banyak. Diantaranya, hafiz akan menghadiahkan mahkota kepada orangtuanya di akhirat kelak. Semoga, kita tergolong yang akan menghadiahkannya, aamiin.

c. Belajar dan Sering Baca Bahasa Arab
Belajar disini ditekankan kepada grammer dan penambahan kosakata. Sehingga, kita mampu mengaplikasikannya dengan mudah dan indah. Semakin banyak kosakata yang dimiliki, maka semakin mudah dalam ujian dan sebagainya. kan, mau hidup di negeri Arab, seribu menara.
Walau bahasa arabnya digalakkan, jangan lupakan juga belajar bahasa asing lain, misal bahasa inggris. :)

d. Do`a
Do`a mohon pertolongan Allah SWT., orangtua, dan guru kita. Nah, do`a yang biasa saya bawa setiap doa adalah, "Allahumma ij`alna waman ma`ana minannajihin". Bikin orang tua bahagia sebelum dan berangkat dan selamanya. Karena, kebahagiaan mereka merupakan do`a untuk kita. Dan, tangan Allah SWT. di dunia ini adalah orang tua, khususnya ibu kita.

Ini semuanya untuk yang ingin kuliah S1 & S2. Namun, untuk S2 tahun-tahun ini sangat sulit sekali untuk menembus akreditasi Al-Azhar. Sehingga, tak jarang kawan yang sudah usai S1 di Indonesia kadang masuk S1 lagi, karena hanya ngin kuiah di Al-Azhar. Al-Azhar, oh, Al-Azhar.



7. Biaya Berangkat ke Mesir
Bagi yang non beasiswa tentu akan bertanya-tanya berapa biaya pemberangkatan yang diurus oleh mediator?
Biaya yang dipatok oleh mediator tiap tahunnya bervariatif. Namun, untuk tahun 2012 kemarin paling mahal adalah untuk tiket dan pengurusan berkas maksimal 11,5 juta rupiah. Namun, ada juga yang menawarkan sampai 9 juta. Jadi jangan mau diatas 12, yah! Klo ada, laporin aja ke pihak IAAI.

Pesenku:
1. Semangat dengan niat ikhlas karena Allah SWT.
2. Siapkan perbekalan lahir batin
3. Sabar tingkat tinggi, kalo bisa sepeti sabarnya para ulul azmi, dah. Karena, sebelum dan ketika di Mesir kita akan harus banyak sabarnya.
4. Jangan minder, pesimis dan jadilah orang yang dinamis dalam kebaikan. Jangan jadi anak manja,hehe. Karena, di Mesir gak ada kata manja!

Semoga sekelumit artikel ini bisa membantu kawan-kawan yang ingin belajar di Negri Kinanah, Negrinya para Nabi, Kairo, Mesir.

Saya tunggu kalian di Kairo, Mesir ini, yah! Ayukk,, ikhlas dan berbuatlah sebanyak mungkin untuk menyiapkan perbekalan. Sehingga, kalian akan menjadi calon mahasiswa al-Azhar el-Syarif yang berkualitas!

Source : Here

Gila beasiswa, mendaftar 10 beasiswa pada tahun yang sama part II


Menunggu itu adalah pekerjaan yang membosankan bagi kebanyak orang apalagi menunggu sesuatu yang tidak pasti. Katanya sich tidak ada yang pasti di dunia ini kecuali dua hal :

1. Kematian
2. Matahari terbit dari timur

Selain itu tidak ada yang pasti, semua bisa berubah-ubah. So Maka It Real. Sekarang saya akan melanjutkan cerita mengenai "Orang Gila Mendaftar 10 Beasiswa pada Tahun yang Sama. Kemarin sudah ada 3 beasiswa yang saya ungkap bagi yang belum baca salahkan klik DISINI. Sebelum saya lebih jauh menceritakan mengenai beasiswa ke 4 (LPDP), saya akan coba menjawab beberapa pertanyaan teman-teman sebelumnya yang penasaran dengan deskripsi yang saya tulis dan mengapa hal ini tidak layak untuk ditiru. Alasannya ialah sangat sederhana saja, sepanjang yang sata tahu ialah "orang akan bercerita pengalaaman mencari beasiswa ketika dia sukses mendapatkannya. Sementara saya menulis cerita ketika saya sedang mencari beasiswa". Mungkin saja ada yang beranggapan apa yang saya lakukan ini terlalu konyol dan bahkan bikin malu, belum diterima saja sudah berkoar-koar kesana-kemari. bagaimana jika sudah diterima. (Whatever lah, it's not my bussnis)

Pendapat itu bagi saya wajar saja, karena tiap orang mempunyai dasar pertimbangan dalam memutuskan sesuatu. Mengapa saya berusaha untuk berbagi dengan teman-teman. Tidak lain dan tidak bukan ialah :

  1. Agar saya bisa fokus pada apa yang saya raih.
  2. Saya ingin menambah teman sebanyak-banyaknya. Saya yakin yang membaca artikel ini tidaklah selalu orang yang Belum menerima beasiswa namun juga mereka yang sekarang sedang melanjutkan pendidikan dengan beasiswa atau alumnus. Menurut saya inilah untungnya berbagi, saya banyak menerima input dari beberapa orang yang dengan senang hati membantu saya baik materi dan non-materi (semangat). 
  3. Merdeka atau Mati , Reformasi atau Mati pekikan kata tersebut sudah jarang terdengar sekarang, mirip semangat 45 Mas bro. Artinya begini teman-teman ketika kita memutuskan untuk melanjutkan pendidikan jalur beasiswa maka ada konsekuensi logis yang harus kita terima. Jika kita sukses meraih-nya maka nama kita akan melambung ke surga apalagi beasiswa luar negeri. Sebaliknya jika gagal maka kita dianggap pecundang. Jadi saya memilih biar sekali berenang jika tenggelam maka akan tenggelam sekalian. Setidaknya jika saya gagal saya akan menoreh kan sejarah yang indah bagi penerus keturunan nabi Adam. 
  4. Dan banyak lagi alasan lainnya.

Sepertinya teman-teman tidak sabar lagi mendengarkan cerita saya tentang beasiswa ke 4 ini, beasiswa ini bernama LPDP mungkin sudah ada yang tahu apa itu LPDP jika masih bingung silahkan buka linknya DISINI

Pendaftarnya via online beasiswa ini tergolong pendatang baru dalam bursa beasiswa dalam dan luar negeri, menurut sumber saya dapatkan bahwa beasiswa ini mirip dengan beasiswa unggulan kemendiknas dimana kita mempunyai peluang yang besar bahkan sampai 99 % jika kita telah memiliki LoA (Surat telah diterima pada Universitas yang di tuju).  Hal ini berdasarkan pada pengalaman penerima beasiswa yang lulus pada tahap pertama.

Saya termasuk pendaftar gelombang pertama yang ditutup pada tanggal 30 Mei 2013, saya mendapat pada tanggal 08 April 2013. Seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa menunggu bukanlah pekerjaan yang gampang tapi memerlukan kesabaran. Setiap hari saya harus membuka email untuk mengecek apakah nama saya masuk dalam daftar lolos seleksi berkas. Ternyata sampai akhir bulan saya tidak menerima jawaban apapun sementara di website resminya sudah ada nama calon penerima beasiswa yang akan mengikuti test wawancara  dan tidak ditemukan nama saya disana.

Sambil menenangkan diri saya berkata kepada istri bahwa sudah 3 beasiswa positif gagal. Teacher Training, Turkey Bulsary dan LPDP dan masih ada 7 beasiswa lainnya yang masih menunggu jawaban. Saya dan mungkin juga teman-teman adalah adalah pencari beasiswa sejati yang tidak mau ketinggalan berita terbaru seputar lowongan beasiswa salah satunya berabung di Milis.yahoo.group, setiap kali saya membaca kiriman yang ada tulisannya LPDP maka akan saya hapus karena saya sudah berfikiran saya telah gagal beasiswa yang satu ini.

Namun saya tidak tahu mengapa malam itu saya tertarik membaca dan mendownload pengumuman beasiswa LPDP dan secara perlahan-lahan saya baca, satu persatu nama saya lewati dan akhirnya saya menemukan nama saya dalam daftar peserta yang akan melanjutkan thap wawancara. Namun sampai sekarang saya masih belum menerima email dari pihak yang bersangkutan.

Rasa tidak percaya itu masih tertanam dalam benak ini, apakah ini saya atau bukan. Kemudian pengumpulan informasi dilakukan tentunya melalui dunia internet  salah satu melalui Facebook dan kebetulan saat itu ngobrol dengan orang yang tepat. Dia juga peserta wawancara yang namanya juga ada di list tersebut. 

Sarannya ditunggu saja mas emailnya, mungkin beberapa hari lagi juga akan dikirim. Mendengar jawaban itu semangat 45 kembali berkobar untuk beasiswa yang satu ini. Teman-teman mau tahu kelanjutannya kita tunggu aja ya, hasil emailnya. Jika saya masuk dalam list tersebut dan berkesempatan mengikuti test wawancara maka saya akan sambung lagi cerita beasiswa yang satu ini. 

Oh ya, saya juga hampir lupa bagi yang tertarik beasiswa ini masih ada kesempatan karena beasiswa ini dibuka sepanjang tahun. Jadi janga kwatir untuk mencoba...

Cerita perjuangan beasiswa Ke 5 - 10 Klik DISINI 

Selamat Mencoba !!!

Resep Berburu Beasiswa Jepang

Mendapatkan beasiswa sekolah ke Jepang dari institusi asing itu gampang-gampang susah. Selain kemampuan diri kita sendiri, kadang keberuntungan serta akses informasi yang justru menjadi poin penting penentu keberhasilan.

Di sini kami mencoba merangkum tiga situs yang berisi informasi umum dan tips mengenai studi di Jepang. Situs pertama yang paling penting dan perlu dikunjungi adalah Study Japan: http://www.studyjapan.go.jp/en. Situs Study Japan ini tersedia dalam berbagai bahasa, termasuk Indonesia. Kita bisa mendapatkan informasi latar belakang mengapa memilih Jepang sebagai tempat tujuan belajar, kemudian sistem pendidikan di Jepang, hingga seputar kehidupan di Jepang. Selain itu, informasi dikelompokkan berdasarkan kondisi pembaca, apakah ia calon pelajar, atau sudah berada di Jepang, atau alumni Jepang.

Selanjutnya, kita perlu mengetahui tips-tips umum dalam mendapatkan beasiswa. Berikut ini informasi dari Scholarshipnet: http://www.scholarshipnet.info/category/scholarship-tips/. Dalam situs Scholarshipnet, kita dibekali pengetahuan korespondensi dengan calon pembimbing (profesor). Kita diberi pula tips-tips menulis curriculum vitae, motivation letter, dan bagaimana memperoleh recommendation letter yang kuat sebagai aplikasi beasiswa.

Nah, setelah mengetahui langkah-langkah dasar dan sistem pendidikan di Jepang, kita dapat mencari sendiri beasiswa Jepang yang diinginkan. Situs JPSS cukup berlimpah memberi informasi beasiswa seluruh Jepang: http://www.jpss.jp/sguide/index.html. Sayangnya informasi ini hanya ditampilkan lengkap jika menggunakan pilihan Bahasa Jepang. Meski demikian, kita bisa memanfaatkan Google Translate untuk sepintas menerjemahkannya. Di pojok kanan website pun dapat kita temukan pilihan Bahasa Inggris, tetapi kami tidak sarankan bahasa tersebut ketika sudah melakukan pencarian.

Cara menggunakan website JPSS dalam bahasa Jepang:

  1.     応募時の居住地 (tempat tinggal skrg): Jepang (日本) atau luar jepang (日本以外)
  2.     応募締切(月): Bulan aplikasi [Januari (1)? Desember(12)], silakan dipilih.
  3.     課程: Course: S1(学部)、S2(修士)、S3(博士)
  4.     学校の所在地:Lokasi Sekolah yang diinginkan
  5.     Klik tombol cari.

Semangat!!!

Sumber : http://beasiswa.ppijepang.org

Orang Gila Mendaftar 10 jenis Beasiswa pada tahun yang sama

Dari judulnya saja sudah terdengar extrem. Banyangkan saja dalam satu tahun mendaftar 10 beasiswa sekaligus, namun tidak juga harus heran jika baca di beberapa artikel di internet mungkin ada juga yang sudah beberapa tahun mendaftar baru pecah telur.

Yang pasti ialah setiap orang yang ingin mendapatkan beasiswa baik dalam dan luar negri  mempunyai segudang cerita yang selalu menarik bagi orang lain dan khususnya bagi dirinya sendiri . Kebanyakan tulisan yang ada adalah cerita mereka yang sudah sukses dalam meraih beasiswa dan sangat jarang ada yang berbagi cerita ketika proses itu sedang berjalan, maksudnya sedang berjuang untuk mendapatkannya.

Seorang teman berkata kepada saya bahwa “ Beaiswa itu tidak akan pernah habis sampai kiamat”.  Bagi dia betul namun bagi saya kalimat itu sepenuhnya tidaklah bisa dianggap benar. Buktinya saya dan mungkin juga bagi orang yang awam dalam hal pencarian beasiswa mereka pasti akan bertanya. Apakah ada beasiswa untuk saya yang cocok, coba saja teman-teman cek dibeberapa group atau artikel di internet. Banyak dari mereka yang bertanya demikian.  Jadi mendapatkan beasiswa itu hanya bagi mereka yang memiliki informasi yang cukup saja, tidak bagi yang lainnya.

Masih mengenai informasi tersebut, ada sebuah pemeo mengatakan bahwa “ Siapa yang menguasai informasi maka dialah yang menguasai dunia”. Semula saya tidak meyakini kalimat tersebut namun lambat laun rasanya kalimat tesebut benar bahkan tanpa keraguan lagi. Akhirnya saya berasumsi bahwa jika saya punya banyak informasi tentang beasiswa maka saya akan mudah mendapatkannya.

Sepanjang pengalaman saya,  pendaftaran beasiswa dimulai di penghujung tahun sampai pertengahan tahun yang bisanya beakhir di bulan juni tiap tahunnya. Itu artinya teman-teman para pemburu beasiswa bersiap-siaplah mengurus berkas yang diperlukan sebelum bulan-bulan tersebut.  Bagi saya yang paling sulit ialah mengurus berkas TEOFL dan menulis essay karena membutuhkan waktu extra.

Berkaitan dengan judul di atas pada tahun ini 2013 saya telah mengirimkan 10 aplikasi baik dalam dan luar negri sampai bulan mei . Tujuan beasiswa dan website serta tanggal pengiriman saya sertakan di bawah ini :


1.       Teacher Training Japang short course atau disingkat dengan TT 14 (Januari 2013 Post-mail)


Beasiswa yang satu ini hanya untuk guru, tidak terbatas jenjang mengajarnya mulai dari TK sampai Sekolah menengah serta persaratannya pun terbilang paling mudah, karena hanya mengisi form aplikasi yang hanya beberapa lembar saja dan tidak perlu syarat TEOFL  Cuma jangan lupa meminta rekomendasi dari kepala sekolah. oleh karena itu banyak sekali para guru-guru yang meminati beasiswa ini karena alasan tersebut.
Selain itu uang sakunya bisa dikatan sangat besar bahkan hampir 15 juta rupiah perbulannya. Keren bukan, bisa dikatakann besar apalagi kalau gaya hidupnya seperti saya orang desa pulang  dari Jepang bisa beli mobil atau umroh ngajak istri dan anak-anak. Untuk beasiswa yang satu ini persaingannya lumayan ketat karena yang akan diberangkatkan tidak lebih dari 15 orang menurut cerita teman-teman yang lulus.  Kebetulan saya ketika saya mendaftar ada lebih dari 500 orang yang mengikuti test tertulis yang diselenggarakan  dibeberapa daerah (kedubes Jebang) Jakarta, Surabya, Makasar, Medan.  Karena saya dari kalimantan terpaksa memilih Jakarta karena menurut saya, jakarta dan kalimantan tidak jauh dan bisa PP lagi.  
Ketika saya mendaftar beasiswa ini, saya juga sangat rajin berselancar didunia maya dan akhirnya banyak memiliki teman FB yang sekarang sedang menempuh pendidikan di jepang serta yang mengikuti program TT tersebut.  Mereka juga orangnya baik-baik maksud saya ialah mereka orang yang senang berbagi menegenai pengalaman mereka.
Mereka banyak menyumbangkan saran kepada saya, baik mengenai apa saja yang harus saya lakukan untuk persiapan test tertulis dan memberikan motivasi agar saya tetap bersemangat. Rasanya sudah berada di Jepang namun tuhan berkata lain saat pengumuman short list via email saya tidak menemukan nama saya disana artinya bukan rejeki saya, kata salah seorang dari mereka anakmu lebih membutuhkan mu saat ini karena bertepatan menunggu istri brojol aja lagi.
               
Jangan kwatir para guru yang baik kesempatan ini bisa di coba lagi tahun depan silakan klik Disini  

2.       Beasiswa Master Turki atau Turkey Bulsary (28 Maret 2013 Online)

Ternyata pengalaman gagal tidak membuat saya jera, ketika TT kemarin uang tabungan untuk istri yang akan melahirkan pun amblas demi menunaikan hajat besar sang pencari ilmu gratis . Gratis jika sudah diterima. Kalau masa perjuangan tidak ada yang gratis. Untuk beasiswa yang satu ini waktu pendaftaran hanya satu bulan saja. Jadi bagi teman-teman harus sudah siap segala sesuatu yang dibutuhkan, selain esssay yang ditulis teman-teman juga harus sudah siap mentranslate ijazah dan surat lainnya dalam bahasa inggris . Kalau untuk syarat bahasa sepertinya tidak begitu wajib jika kita diterima maka kita akan dikursuskan bahasa turki selama satu tahun tujuan. Sementara untuk TEOFL/ IELTS hanya optional.
Pendaftaran via online jadi bisa dilakukan dengan cara mencicil sebelum di Submit. Hal lain yang perlu diperhatikan ialah juga adalah rekomendasi. Untuk urusan ini saya sepertinya ahlinya, mengapa demikian karena saya membuat tidak kurang dari 20 lembar rekomendasi sekaligus kepada pimpinan, karang taruna dan dosen di kampus. Rekomendasi bisa saya guakan untuk beberapa beasiswa sekaligus kecuali untuk beberapa beasiswa yang memiliki format khusus jadi pengetikannya juga harus tersendiri.
Teman-teman bisa tebak sendiri kalau beasiswa yang satu ini saya gagal lagi, saya menerima email yang mengucapkan terima kasih banyak kepada saya telah berpartisipasi mengikuti program beasiswa tersebut. Ternyata dari email tersebut baru lah saya tahu bahwa yang melamar untuk program master tidak kurang dari 25 ribu orang dari beberapa negara di dunia. Kesabaran masih di uji oleh Tuhan, mungkin turki bukanlah garis tangan saya.  
Pendaftaran bisanya bulan maret dari awal bulan sampai akhir bulan dan bagi yang ingin melamar silakan klik Disini


3.       Beasiswa Master USAID (08 April 2013 post mail)


Siapa sih yang tidak tertarik belajar di negri paman sam ini, selain sarangnya ilmuan, teknologi, bintang-bintang holywood yang ganteng dan cantik dan banyak lagi lainnya. Selain itu lulusan Amerika adalah suatu kebanggan yang luar biasa. Bagi yang masih bujangan akan mudah mendapatkan jodoh sepulang belajar dan bagi yang sudah menikah atau bekerja akan menjadi kabanggan mertua dan mudah mendapatkan posisi jabatan yang strategis.
Keitka mendaftar beasiswa ini saya dibantu langsung oleh seorang teman yang sekarang sedang menyelesaikan studinya di Austin Texas, dia sudah satu tahun disana dan sisa satu tahun lagi, namun pembiayaannya berasal dari ford foundation yang sekarang sudah tidak ada lagi dan melebur dibawah payung Aminef. Form aplikasinya lumayan tebal hampir satu buku skripsi saya starata satu. Untuk beasiswa yang satu ini persyaratannya bisa dikatan yang paling ringan dari segi bahasa, hanya 450 ITP TEOFL  sudah elegible dibanding New Zealand, Australia, Aminef yang rata-rata mensyaratkan score 500. Meskipun score yang diminta tidak terlalu besar tapi tetap saja sulit bagi saya untuk memenuhinya.
Karena TEOFl sifatnya wajib, terpaksa saya harus mengeluarkan uang lagi untuk mengikuti testnya. Bagi yang tinggal di kota mungkin biaya itu sudah cukup ditambah bensin yang tidak sampai satu liter dan parkir 1000 perak. Bagi saya lebih dari itu, alasannya saya tinggal si tempat yang sangat jauh dari ibu kota provinsi. Saya harus 3 kali menyebrangi sungai menggunakan peri perahu kecil (namanya juga kalimantan banyak kalinya) untuk sampai kesana ditambah lagi menginap  satu malam sebelumnya karena mustahil PP (pulang pergi) selain jarak fisik juga menjadi pertimbangan.
Rumusnya masih sama sekali mengayuh dua tiga bahkan 1000 pulau terlampaui, jadi untuk syarat yang satu ini hanya bermodalkan FC (Foto kopi) sebanyak-banyaknya untuk semua beasiswa (satu untuk semua).
Tahukan Teman-teman berapa score saya, jelas kalian tidak akan tahu jika saya tidak beri tahu, score saya hanya 427, bagaikan api jauh dari panggangan. Tenaga, uang sudah dikeluarkan kenapa harus mundur, maju terus. Masalah diterima, memang itu harapan saya. Namun mulai disini kalimat “Nothing to lose” menjadi sahabat saya, atau mungkin kegagalan akan menjadi teman setia saya.
Kalian pasti akan menebak kali ini saya pasti gagal lagi. Ah kalian meremehkan saya. Kali ini saya masih belum mendapat jawaban dari USAID, katanya sekitar bulan juli atau agustus, nanti jika saya diterima ketahap berikutnya saya janji akan bercerita kepada teman-teman betapa bahagianya saya. Meskipun hanya test tertulis.
Untuk syarat yang lain tidak jauh beda dengan beasiswa pada umumnya dilengkapi dengan ijazah dan beberapa syarat lainnya.

Bagi yang tertarik beasiswa ini bisa mencoba tahun depan Klik Disini

Lanjutan cerita Klik Disini

Ternyata beasiswa itu mudah part II


3.     Pelamaran Beasiswa

Biasanya sebelum melamar, ada beberapa program beasiswa yang mensyaratkan hal-hal tertentu, berikut beberapa hal yang pernah penulis alami:

  1.Beasiswa program Bappenas.
         Hanya PNS dengan minimum telah 2 tahun bekerja  yang diperbolehkan mendaftar. Ada beberapa proses seleksi; seleksi dokumen, TPA (Tes Potensi Akademik) dan TOEFL, Ada tiga jenis beasiswa yg ditawarkan bappenas:

 a.Luar Negeri. Anda akan diberi kursus bahasa selama 6 bulan guna persiapan mendapatkan nilai
TOEFL yg layak untuk melamar beasiswa luar negeri, spt AUSAID, STUNED, Erasmus Mundus, dll.

b.Double Degree. Dalam program ini, satu tahun studi di dalam negeri dan satu tahun di luar negeri dan akan juga diberi program persiapan bahasa selama 4 bulan untuk persiapan pelamaran beasiswa ke luar negeri melalui STUNED, Jepang, Perancis, dll.

c.Dalam Negeri. Untuk program yang terakhir ini kandidat yang lulus langsung studi di beberapa program di universitas di dalam negeri yang telah ditunjuk oleh bappenas.
Pelamaran harus melalui/diajukan oleh instansi masing-masing. Dari pengetahuan penulis, PNS dari daerah lebih diutamakan dari pada PNS di Pusat (Jakarta) guna pemerarataan.
Tips: Kebanyakan TPA merupakan sandungan awal bagi pelamar. Ini dapat anda atasi dengan membaca buku-buku contoh TPA yang banyak dijual di toko buku. Dan khusus untuk soal-soal matematika, jangan pernah anda selesaikan dengan metode standard karena anda akan kehabisan waktu. Gunakan metode cepat serta logika anda.

2.STUNED (Studeren in Nederland)
Beberapa beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Belanda, seperti:
a.    The Netherlands Fellowship Programmes (NFP).
b.    HSP Huygens Programme.
c.    The Netherlands Ministry of Foreign Affairs the Dutch foundation WOTRO for a PhD fund.
d.    STUNED (Studeren in Nederland).
Program beasiswa ini di kelola oleh NESO Indonesia (The Netherlands education support office in Indonesia) dan anda bisa mencari info lengkapnya di website : http://www.nesoindonesia.com atau www.nesoindonesia.or.id .
Untuk beasiswa STUNED secara umum langkah2 yang harus dilakukan adalah:
a.Karena disyaratkan bahwa kita sudah diterima di salah satu universitas di belanda maka carilah informasi program dan universitas yang anda ingin tuju untuk studi, ini anda bisa dapatkannya di kantor NESO (dahulu NEC) di Jakarta.
b.Lakukan kontak dengan universitas yang anda minati dan pelajari syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi mahasiswa disana. Database program-program master yang ada di Belanda tersedia di kantor NESO. Anda dapat pula mendapatkan info lebih rinci saat Holland Education Fair yang diadakan setiap tahun di beberapa kota di Indonesia.
c.Untuk stuned, anda diperbolehkan untuk mendaftar dan mengikuti tes beasiswa meski belum mendapatkan Letter of Acceptance (LOA) atau Admission Letter dari universitas. Namun saat anda terpilih menjadi kandidat penerima beasiswa, anda harus bisa menunjukkan surat LOA tsb.
Salah satu kendala bagi pelamar adalah kita harus mengirim langsung application ke Universitas di belanda yang membutuhkan biaya (investasi) yang tidak sedikit (meski ada beberapa universitas yang dapat apply secara online atau via email). Hal ini dapat disiasati dengan mengirimkan atau melamar langsung ke counter/stand universitas tsb saat Holland Education Fair di kota anda, sehingga anda tidak perlu mengirimkan langsung ke belanda.
Setelah anda lolos seleksi dokumen, anda akan dipanggil untuk tes wawancara. Anda akan di beri pertanyan-pertanyaan standar (menurut saya) dalam wawancara beasiswa seperti latar belakang pendidikan, pekerjaan, alasan memilih belanda untuk studi dan alasan mengapa memilih program master yang kita tulis di aplication form. Ada baiknya juga background pendidikan, pekerjaan sekarang dan program master yang diinginkan berkaitan. Pelajari juga mengenai universitas serta kota di mana univeristas tersebut berada. Bekali diri anda dengan informasi tentang sistem pendidikan dan hidup di belanda. Karena pewawancara juga melihat kesiapan anda dalam berinteraksi dan mandiri di negeri nun jauh disana terebut. Bagi pelamar yang belum menyertakan LOA saat pengiriman aplikasi, ada baiknya anda menyiapkan LOA saat wawancara. Jika memang ternyata belum mendapatkannya maka anda akan ditanyakan kapan akan mendapatkan LOA tsb.

3.AUSAID.
Bagi anda yang ingin bersekolah di negeri kangguru, salah satunya bisa melamar ke beasiswa AusAID. Beberapa beasiswa yang diberikan pemerintah Australia:
a.Australian Development Scholarships (ADS)
b.Australian Leadership Awards, keduanya dikelola oleh AusAID
c.Endeavour Programme, dikelola oleh Department of Education Science
and Training (DEST)

Program beasiswa ADS AusAID cukup terkenal dan pembukaan beasiswa biasanya diumumkan di koran nasional. Bagi program master, ada 2 jenis program yakni master by research atau by course. Program beasiswa yang satu ini tidak mengharuskan kita untuk kontak dan telah diterima di salah satu universitas di Australia. Kita cukup melamar dengan mengisi formulir yang tersedia. Jika ternyata kita memenuhi persyaratan, kita akan dipanggil untuk tes IELTS dan wawancara. Keduanya sangat menentukan. Untuk IELTS anda bisa belajar dari lembaga-lembaga kursus. Dalam wawancara ada beberapa pertanyaan yang seingat saya ditanyakan:
1.Background, pendidikan, pekerjaan saat ini
2.Program master yang diminati, serta hubungannya dengan pekerjaan saat ini dan pembangunan indonesia ke depan.
Untuk wawancara saya rasa sangat krusial, karena jika  IELTS sudah melebihi nilai 5 sudah dinyatakan lulus IELTS, hanya saja nanti saat masa persiapan bahasa akan lebih lama (sekitar 6 bln).
4.VLIR  (Vlaamse Interuniversitaire Raad)
Beasiswa yang satu ini mungkin jarang didengar oleh para pencari beasiswa, karena memang tidak ada pengumuman di koran2 dan tidak ada lembaga perwakilannya seperti STUNED di NESO, dll. Terlebih lagi jumlah penerima beasiswa VLIR dari indonesia jauh lebih sedikit dibandingkan dengan program beasiswa lainnya. Karena memang beasiswa ini lebih banyak ditujukan bagi mahasiswa asal afrika. Anda bisa mulai dengan memperhatikan informasi selengkapnya di: www.scholarships.vliruos.be/. Beasiswa ini hanya diberikan bagi beberapa program training, program master dan program PhD (khusus untuk alumni penerima beasiswaVLIR) yang daftarnya bisa anda lihat di site vlir.
Di setiap program, terdapat seorang professor yang merupakan ketua dari selecting committee di universitas. Sebaiknya anda kontak beliau dan juga browse untuk mencari info tentang riset yang sedang dilakukan oleh universitas tsb.
Untuk beasiswa VLIR anda harus mengirimkan langsung aplikasi ke office VLIR di Brussels. Serta tidak ada proses wawancara. Proses seleksi dilakukan berdasarkan dokumen aplikasi anda terutama dari motivation statement serta dari riset proposal. Tentunya akan lebih bagus jika background, pekerjaan anda sekarang serta riset yang akan anda tekuni sesuai dengan bidang serta riset di universitas yang anda tuju. Anda tidak perlu melamar ke universitas, hanya diperlukan aplikasi ke VLIR dimana didalam aplikasi tersebut tertera universitas dan program pilihan anda. Setelah semua dokumen masuk, pihak Vlir akan mengirimkan aplikasi ke selecting committe yang ada di masing-masing universitas. Kemudian dihasilkan list rangking kandidat yang disetujui diterima di universitas tersebut. List tersebut kemudian diseleksi kembali oleh selecting committe VLIR untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan beasiswa. Bagi yang masuk dalam waiting list jangan berkecil hati, karena tidak jarang penerima beasiswa ada yang mengundurkan diri. Coba juga untuk kontak pihak universitas atau professor, karena biasanya terdapat pula beasiswa dari universitas meski jumlah student penerimanya serta nilai beasiswanya lebih sedikit.
5.Japanese Government (Monbukagakusho) /MEXT scholarship
Banyak beasiswa yang diberikan oleh pemerintah jepang, salah satunya adalah Monbukagakusho. Info lengkap dapat dilihat di http://www.studyjapan.go.jp/en/toj/toj0302e.htmlatau di http://educationjapan.org/jguide/scholarships.html. Khusus untuk program beasiswa yang satu ini anda tidak diharuskan mampu berbahasa inggris, melainkan anda harus dapat berbahasa jepang dengan baik. Tapi jangan takut anda setelah lolos seleksi akan di kursuskan bahasa jepang selama beberapa bulan sebelum anda kuliah. Salah satu persyaratan beasiswa ini adalah Letter of Acceptance atau surat dari professor di salah satu universitas di jepang keterangan bahwa anda sang professor bersedia menjadi supervisor anda. Untuk mendapatkan surat ini menurut pengalaman saya bukan sesuatu yang mudah.
Langkah awal adalah mencari professor dengan riset yang cocok dengan riset yang kita ingin lakukan. Ini juga tidak mudah, salah satunya karena kebanyakan sitenya berbahasa jepang meski beberapa telah memiliki site english version. Setelah mendapatkan beberapa kandidat professor, kirimkan email perkenalan tentang diri anda dan ketertarikan anda akan riset sang professor. Ada hal yang perlu diingat bahwa professor di jepang tidak seperti di eropa yang bisa langsung to the point. Sehingga perlu proses terlebih dahulu sebelum anda mengungkapkan maksud anda untuk menjadi student dari si professor. Namun tidak semua professor yang kita hubungin via email menjawab langsung, bahkan ada beberapa tidak menjawab. Alangkah baiknya jika dalam mencari professor anda memiliki link atau teman kenal baik dengan professor di jepang. Para professor di Jepang akan lebih senang jika anda direkomendasikan oleh seseorang yang mereka kenal baik. Setelah anda rasakan hubungan anda dengan professor sudah baik, langkah berikutnya adalah membuat sang professor percaya bahwa anda layak untuk di supervise olehnya. Setelah anda mendapatkan LOA dari professor kesempatan anda untuk mendapatkan beasiswa semakin besar.
6.Erasmus Mundus scholarship
Beasiswa ini diberikan oleh European Union (EU) kepada mahasiswa dari Negara non EU untuk melanjutkan studi di Negara-negara eropa. Dengan beasiswa ini anda berksempatan untuk studi di beberapa univeritas di beberapa negara. Untuk aplikasi erasmus mundus anda langsung mengirimkan semua persyaratan ke konsorsium di universitas dimana beasiswa erasmus mundus ditawarkan, namun proses ini terkadang cukup rumit. Tidak ada seleksi wawancara, dan semua proses seleksi didasarkan pada dokumen yang anda kirimkan. Untuk mengetahuiketerangan lebih lanjut dapat dilihat di: http://ec.europa.eu/education/programmes/ mundus/projects/index_en.html , atau http://indoem.info/.
Diatas hanya sebagian kecil program beasiswa yang dapat anda lamar. Masih banyak beasiswa yang ditawarkan, dan tidak hanya dari institusi tesebut diatas namun bisa juga dari perusahaan, professor atau dari pihak universitas.
4.     Persiapan Dokumen
Mahasiswai semua dokemen yang diperlukan. Berikut beberapa dokumen yang biasanya disyaratkan:
a.Form aplikasi. Mahasiswai kemudian isi form aplikasi dengan baik dan lengkap. Jika ada yang kurang jelas tanyakan langsung ke sekretariat program beasiswa.
b.Ijazah dan transkrip nilai. Gunakan Ijazah yang telah diterjemahkan dalam bahasa inggris. Jika diperlukan sertakan penjelasan sistem penilaian yang ada di Indonesia.
c.Curriculum Vitae (CV). Buat CV anda terstruktur, lengkap dan seringkas mungkin (Bayangkan betapa bosannya seorang juri jika harus membaca 15 halaman CV anda). Beberapa pemberi beasiswa mensyaratkan bentuk CV tersendiri. Untuk eropa sebaiknya menggunakan standar CV eropa yang bisa anda dapatkan di http://europass.cedefop.europa.eu/en/documents/curriculum-vitae/templates-instructions.
d.Surat rekomendasi. Biasanya yang diperlukan adalah surat rekomendasi dari profesor anda saat anda kuliah S1 dan rekomendasi dari atasan anda di kantor bagi yang sudah bekerja. Gunakan surat rekomendasi yang asli, masukkan ke dalam amplop (dari universitas atau kantor) yang tertutup (sealed) dan tujukan kepada selecting committee.
e.Motivation Letter atau Statement of Purpose. Tak mudah membuat persyaratan yang sangat krusial ini. Anda bisa browse di internet mengenai contoh-contoh Motivation Letter atau Statement of Purpose. Para selecting committee akan menilai anda dari tulisan yang anda buat sehingga anda harus bisa menjelaskan dengan baik tentang diri anda, kemampuan dan rencana anda kedepan. Secara umum sebuah motivation letter berisi:
a.Latar belakang pendidikan serta pekerjaan anda saat ini.
b.Alasan mengapa anda ingin meneruskan studi ke tingkat master, serta kesesuaian dengan rencana dan karir anda.
c.Alasanmengapa mengambil jurusan/program yang anda lamar. Jelaskan keinginan riset anda dan kalau bisa sertakan nama professor yang akan bekerja sama dengan anda, mata kuliah yang menarik di program tersebut. Perlihatkan bahwa anda mengerti betul dan siap untuk kuliah di tempat tersebut.
d.Kontribusi apa yang dapat anda berikan kepada institusi saat anda bekerja sekarang, universitas yang anda tuju dan negara.
Namun ada beberapa hal yang perlu anda perhatian: word limit, bahasa, serta pastikan seseorang yang anda percaya (professor atau atasan anda) membaca statement anda dan mendapatkan feedback dari mereka.



5. Doa dan tawakal.
Selain anda berusaha, juga doa baik dari anda sendiri maupun dari orang tua, keluarga dan teman adalah faktor yang paling penting. Dan yang paling penting diingat bahwa hasil dari usaha anda adalah hak Allah SWT. Kita hanya diwajibkan untuk berusaha ikhtiar yang terbaik dan diikuti dengan tawakal kepada Nya.

Ternyata Beasiswa itu mudah Part I

Berlajar di luar negeri bagi sebagian orang yang mampu mungkin bukan sebuah angan-angan. Namun bagi kebanyakan orang, melanjutkan studi di luar negeri merupakan sebuah mimpi yang harus diwujudkan dengan persiapan yang matang. Salah satu alasan mengapa banyak mahasiswa memilih untuk sekolah di luar negeri adalah infrastruktur, sarana dan sistem pendidikan di negera-negara berkembang yang sudah sangat memadai dan sangat mendukung para mahasiswa dalam studinya.

Untuk mewujudkan mimpi tersebut, mendapatkan beasiswa untuk sekolah luar negeri adalah cara yang paling sering digunakan. Banyak beasiswa yang ditawarkan bagi mahasiswa dari negara-negara berkembang termasuk Indonesia dan ada beberapa yang dikhususkan bagi mahasiswa Indonesia.

Berikut sedikit gambaran langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan untuk meraih beasiswa sebatas pengetahuan penulis:

1.Informasi

Ini adalah hal pertama yang harus dilakukan; cari informasi tentang beasiswa sebanyak mungkin. Anda bisa mencarinya dengan googling di internet, menjadi anggota mailing list beasiswa (seperti milisbeasiswa@yahoogroups.com), koran, kedutaan besar, bagi dosen atau guru info dapat diperoleh di universitas masing-masing dan departemen pendidikan nasional, bagi rekan-rekan PNS info bisa diperoleh di kantor masing-masing, Bappenas/Bappeda, Sesneg, dll.

Informasi yang dicari harus lengkap, seperti tata cara pelamaran, persyaratan nilai minimum, bahasa yang digunakan, nilai minimum TOEFl/IELTS, dokumen-dokumen yang diperlukan seperti Letter of Acceptance (LOA), deadline, syarat-syarat khusus (seperti hanya untuk dosen atau PNS), coverage (full scholarship, partial, atau sandwich) dsb.

Informasi merupakan hal yang krusial, karena banyak sekali yang kehilangan kesepatan atau gagal karena tak memiliki info yang memadai. Sering kali informasi tentang beasiswa “nyangkut” atau terhenti pada level tertentu di sebuah organisasi, sehingga hanya orang-orang “tertentu” yang tahu. Sehingga seperti yang telah diutarakan bahwa anda dalam mencari informasi harus “proaktif”. Jangan menunggu informasi datang ke anda!

2.      Bahasa

Mendapatkan beasiswa bukan sesuatu yang mudah dan didapat dengan cepat. Banyak persiapan yang harus dilakukan, dan salah satu kendala dan rintangan terbesar bagi kebanyakan mahasiswa Indonesia adalah faktor bahasa. Kemampuan bahasa asing sangat penting guna kelancaran studi, karena kita akan sekolah di tempat lain dimana bahasa asing digunakan. Kebanyakan program beasiswa dilaksanakan dengan bahasa inggris, sehingga dari kemampuan dasar bahasa inggris dalam surat menyurat, perbincangan, menulis, hingga TOEFL® (Test of English as a Foreign Language) atau IELTS (International Language Testing System) sangatlah penting. Kemahiran bahasa tidak didapat dalam satu atau dua bulan, perlu berbulan-bulan guna persiapannya. Untuk nilai TOEFL nilai minimum biasanya adalah 550 (ada beberapa program beasiswa yang meminta lebih besar dari skor ini) dan IELTS 5 (untuk Australia). Ada yang perlu di ketahui bahwa biasanya TOEFL yang diperlukan adalah International TOEFL, atau The Institutional Testing Program (ITP) TOEFL. Lebih lengkap mengenai TOEFL anda bisa melihat site dari The Indonesian International education Foundation (IIEF): http://www.iief.or.id/. Sedangkan untuk IELTS, anda bisa mencari informasinya di: www.ielts-indonesia.com

Sambungan Klik DISINI